Kapan kita harus melanjutkan. Dan kapan kita harus berhenti?
Saat memilih untuk LANJUT, berarti masih belum tau dimana akan berhenti. Saat memutuskan BERHENTI, apa yakin itu keputusan tepat?
Thomas Alfa Edison mengalami ratusan kali kegagalan, dan ia tetap konsisten untuk memilih 'LANJUT' sampai akhirnya ia menemukan lampu pijar. Begitupun dengan Walt Disney yang sempat gagal karena dianggap idenya tidak kreatif, dan ia memilih 'LANJUT' hingga berhasil membuat serial kartun popular.
Jika mereka mengalami 1000 kali kegagalan tetapi 1001 kali mereka bangkit, pertanyaannya,'Pernahkah mereka merasa lelah di kegagalan yang ke 57? atau 94? ' atau 'Pernahkah mereka berpikir bahwa mereka sangat bodoh karena selalu gagal?' atau 'Apa yang mereka pikirkan sampai akhirnya memutuskan untuk terus dan terus mencoba?' .
YAKIN. Saya rasa itu jawabannya. Keyakinan yang diselimuti kesabaran.
Orang yang berhasil; PERNAH gagal, tapi mereka MEMILIH untuk bangkit dan MELANJUTKAN. Bukan berhenti dan menangisi kegagalan
Betapa mudahnya mengatakan 'Saya siap gagal', tapi jatuh terpuruk ketika kegagalan itu datang.
Keberhasilan atau Kegagalan, itu akibat. Ingin Bangkit atau Tidak melakukan apa-apa, itu pilihan.
Silakan memilih.
#Sayaharusberbenahdiri
Sekian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar