Jumat, 07 Oktober 2011

Berikan Aku Senyummu yang Hilang


Ku melihat ada yang berbeda dari dirimu belakangan ini..
Mungkin ada yang tersembunyi..
Tapi aku tak ingin memaksamu untuk menceritakannya saat ini
Ku anggap kau masih ingin menyimpannya dalam hati

Ada yang hilang..
Aku mencari bagian dirimu yang periang
Yang terganti, dengan tangis dalam sepi tapi tetap terdiam..

Kawan, senyumanmu begitu manis,
kuminta.. tersenyumlah.
Tak usah kau kalah oleh masalah
Biarkan masalah yang mengejarmu hingga lelah..

Bukan sehari dua hari kita saling mengenal..
Aku disini... menawarkan diri untuk terus merangkulmu
Bergenggaman jemari dan ber-azzam untuk mendaki masalah yang terjal
Bukankah untuk sampai puncak kita harus melewati duri dan batu?

Kawan, senyumanmu begitu manis,
kuminta.. tersenyumlah..
Tak usah kau kalah oleh masalah

Kau tangguh dan pantas untuk menang..


(7 Oktober 2011: Untuk Sahabat yang Terdiam)

Selasa, 04 Oktober 2011

LET yourselves CRY..

"Menangislah~ Jika harus menangis. Karena kita.. manusia biasa"


Ya. Terkadang manusia terlalu sombong untuk menangis, terlalu pelit untuk mengakui bahwa ia lemah. Lalu untuk apa air mata tercipta?? Apakah hanya ada 'bahagia' di dunia??
Memang benar menangis bukan jalan terbaik untuk memecahkan masalah. Tapi kalau dengan menangis itu membuat hati lebih lega, knapa nggak boleh?.

"HUH, Cewek kan kerjaannya cuma bisa nangis!"
Maaf, seringkali ada kesalahpahaman dalam men-judge perempuan dalam hal 'menangis'. MENANGIS itu bukan 'pekerjaan' perempuan. Mereka -kaum hawa- diberi kelebihan berupa air mata. Mereka diberi punggung yang kuat untuk menopang dunia, tapi tetap nyaman digunakan sebagai tempat bersandar seorang bayi. Mereka memikirkan banyak hal yang tidak semua laki-laki mampu melakukannya. Perasaan mereka begitu peka untuk memahami dan mengerti. Tapi tidak semua orang mengerti dan memahami keluh kesah mereka. Untuk itu mereka 'spesial' dengan air mata nya.


"Gile kali gue kalo gue nangis. Gue kan Cowok!"
Hemm.. kata siapa lo bisa gila kalo nangis?. Atau ada temuan terbaru kalau cowok ternyata tidak memiliki hati? tidak kan?. Iyaaa.. mungkin kegagahan kalian bisa dilihat dari ketegaran kalian dalam menyikapi masalah. Tapi juga bukan berarti air mata kalian begitu mahal sehingga tidak mau mengelurkannya hanya karena 'gengsi' atau 'malu'. Nabi Muhammad pernah kok nangis. Superman, Batman, Spiderman, si memen sekalipun juga pernah menangis.


Teman, tidak baik membiarkan hati itu mengeras. Lunakkanlah ia dengan air mata. Air mata yang keluar karena akhirnya kita menyadari bahwa kita manusia biasa. ciptaanNya.... yang rapuh... membutuhkan pertolongan dan kasih sayang.


Tapi Setelah ituuuuuuu... kalian harus janji! Untuk tersenyum dan menatap ke depan.
Katakan pada sang-Masalah dengan lantang: "Heh MASALAH! situ OKEH?!!"



Jangan meminta untuk dipermudah masalahnya, tapi mintalah punggung yang kuat untuk menopangnya.











"Orang kuat bukanlah orang yang tidak pernah menangis. Tapi orang kuat ialah orang yang menyadari bahwa dirinya memiliki kelemahan"











(Baca postingan selanjutnya yaa)


FP