Senin, 24 Februari 2014

-Tanya-

Ini bukan tentang siapa benar atau siapa salah..
Ini tentang hakikat menyesali kesalahan dan memaafkan.

Ini bukan tentang keberpihakkan- siapa mendukung yang mana
Ini tentang kita yang kiranya paham makna persaudaraan

Ini bukan tentang kesalahanmu sangat besar atau kau tak mampu lagi menerima kenyataan
Ini tentang ; bagaimana kita dulu dan siapa yang selalu sedia siap menemani

Aku tidak pernah ingin menghakimi siapa benar atau siapa salah
aku hanya tidak mampu memahami seluruh keputusanmu, juga sikapnya

Siapa yang hilang siapa yang pergi
Dimana yang dulu dan apa yang saat ini
Siapa dirimu bagaimana semua terjadi?


Selain kalian hanyalah pendengar yang payah mendengar
Penasihat yang gagal menasihati
Penanya yang tidak pernah mendapat jawaban


Siapa tau masalah rasa?
Aku, si dia yang perih
hanya mampu meminta pada Sang Maha Penggenggam Hati

Jumat, 21 Februari 2014

Belajar Loncat

"Waktu itu ada temen saya bertanya tentang DNA. Dia anak Teknik, saya seorang sarjana Farmasi. Betapa malunya saya ketika pertanyaan sesederhana itu tidak mampu saya jawab dengan baik. Saya malu, dan sakit hati sama diri saya sendiri. Karena itu akhirnya saya ambil S2 biokimia.. gabungan ilmu farmasi dan kimia yang sudah saya pelajari, dan biologi yang mempelajari makhluk hidup." -Dosen Biokimia.
"Gue punya temen SMA yang dulu benci dan gabisa pelajaran kimia. Suatu hari dia dicela guru kimia karena nilainya yang selalu kurang dimata pelajaran itu. Dia sakit hati. Terus ngomong ke gue, 'liat aja, gue bakal buktiin kalo gue bisa'. Dan sekarang.. dia masuk Teknik Kimia ITB"-Seorang sahabat.

See? tak selamanya dendam harus dilampiaskan dengan rasa marah dan hal negatif. Ketika ada orang yang meremehkan kemampuan, lo bisa loncat untuk buktikan kalo lo mampu. 

Juga alangkah lebih baik, kalo perbuatan itu didasari denganniat yang baik.. maksudnya, bukan berarti lo dikuasai rasa marah dan ketika lo udah mencapai apa yang lo mau, trus lo bisa sombong. Ya nggak gitu juga.. mungkin boleh jadi, kita memang perlu diingatkan dengan cara-cara unik untuk bisa tau kalo kita itu mampu. Haha

#yukkitaberbenahdiri
#sekian

Gabut di kampus

Huachim... entah sudah berapa kali gue bersin hari ini. Hampir 2 pak tisu udah abis dipake. Ahh.. betapa nikmatnya sehat itu.. *sluurrp*

Hey.. Udah lama gak mampir ke blog. Sebenernya sering buka, tapi bingung mau nulis apa, yaudah deh gak nulis nulis jadinya. Jadi, Pelajaran yang bisa diambil dari kasus ini adalah, jangan terlalu banyak mikir kalo mau nulis. Apa yang mau ditulis, ya tulis aja... editnya belakangan. wkwk

#pentingabis
#sekian :P