Jumat, 18 November 2011

Bersin? Alhamdulillah

Huaaachiiiim !!!! Alhamdu? lillah

Subhanallah..
Sesungguhya ada begitu banyak kenikmatan yang diberikan Allah untuk umatNya.Beberapa ada yang dapat langsung kita sadari, ada pula yang sering kita jumpai, tp kita tidak menyadari bahwa kehadirannya begitu berharga.

Kalian pernah bersin? Pasti pernah lah yaa~ saya juga pernah kok.Yap! ternyata bersin itu nikmat yang luar biasa dari Allah. Apa itu bersin? Kenapa kita bersin? Kenapa pula disunnahkan untuk melafadzkan 'hamdalah' setelah bersin? (Tanyaa.. kenapa??)

Dari berbagai referensi, it's simply this :
  • Bersin adalah 'cara tubuh' untuk mengeluarkan kotoran/debu,dsb dari alat pernafasan bagian atas.
  • Saat bersin, secara refleks kedua mata akan tertutup bukan? Mengapa demikian?? Ternyata terdapat hubungan atau kaitan antara syaraf mata dan hidung. Selain itu, ketika bersin mulut akan menyemburkan butir-butir air yang berisi penyakit. Nah, saat itu mata kita reflek terpejam sehingga butir-butir air itu tidak masuk ke saluran air mata yang dapat menyebabkan mata tertular bakteri dari cairan membran hidung. Coba deh, siapa yang bisa bersin sambil melek hayooo?
Terus? Terus? Gimana proses bersin?? 

Gini ceritanya..
Pada suatu hari, ada debu yang terhirup oleh si Hidung. Namun ada beberapa rintangan yang harus dihadapi oleh debu tersebut. Pertama-tama, dia harus melewati bulu-bulu dan lendir hidung yang akan menyulitkannya untuk bergerak.Partikel debu yang agak besar tentu akan tersangkut di rambut hidung.
UPS!! Ternyata si debu kecil yang nakal berhasil lolos!. Mengetahui hal itu  Si hidung-pun berkata, 
"Hei debu! situ oke?? aku ini sudah diciptakan sedemikian rupa agar kau tidak mudah masuk ke dalam paru-paru tau?. LIHAT! Bentuk saluranku naiik,bukan? Tentu ini akan menyulitkanmu untuk masuk!, Hahahaha".
Tapiii....Oow! GAWAT! dengan susah payah si debu berhasil melewati rintangan itu. Ah, bagaimana ini?. AHA!! Di saluran setelah saluran hidung (trakea), ternyata terdapat lapisan jaringan epitalium bersilia (berambut) disana. Jaringan itu sensitif terhadap rasangan. Jadi, sangat sedikit kemungkinannya bahwa si debu dapat lolos dari sini.
Ternyata benar! ketika debu menyentuh silia(rambut), jaringan tersebut menyampaikan impuls pesan ke otak bahwa ada musuh yang mencoba menyelundup.
Dengan sigap dan cepat, Otak langsung memerintahkan beberapa otot untuk berkontraksi dan 'mengusir' debu tersebut. Otot-otot itu diantaranya: Otot diafragma, Otot pita suara, Otot belakang tenggorokan, Otot kelopak mata, Otot dada dan Otot abdomen.

Dan hasilnya......... HUAAAAAAAACHIIIIIMMMMMM!!!! sang debu kembali ke udara dan gagal memasuki paru-paru! .Yippiiiy!!

 So? What should we say?  "ALHAMDULILLAH.." 
Dapat dibayangkan-kah seandainya saja debu itu berhasil masuk ke paru-paru? Ooo~ tentu itu berbahaya bagi kesehatan tubuh. Iya kan..?
Jadi.... bersin itu nikmat. Coba kalo pengen bersin tapi gajadi-jadi? (debunya galau) :) .Gaenak rasanya~.
Nah, Jangan ditahan-tahan kalo mau bersin. Tapiii, juga jangan lupa untuk menyediakan tisu atau sapu tangan terlebih dahulu agar saat bersin kalian tidak 'menyebarkan' bakteri ke teman-teman sekitar. :D









"Lima perkara yang wajib ditunaikan seorang muslim terhadap saudara (muslim)-nya: Menjawab salam, mendoakan yang bersin, memenuhi undangan, menjenguk orang sakit, dan mengantar jenazah.
(Shahih, Muslim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar